23 Oktober 2026

MUBA | Globalsumatera.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menggelar Operasi Pasar Murah Sembako dan Gas LPG Tabung 3 Kg di halaman Kantor Camat Keluang, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini merupakan upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah dengan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Muba Bidang Pembangunan, Akhmad Toyibir, SSTP., MM, mewakili Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H., tersebut disambut antusias masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Operasi pasar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin. Pelaksanaannya juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah melalui kolaborasi Pemkab Muba bersama Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, PT Muba Energi Maju Berjaya, serta Pertamina Patra Niaga.

Dalam sambutannya, Akhmad Toyibir menegaskan bahwa operasi pasar murah merupakan salah satu langkah nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah dinamika harga pasar.

“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus berupaya memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dalam jumlah cukup dengan harga yang terkendali. Salah satunya melalui perluasan kerja sama dengan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian masyarakat adalah paket sembako berupa beras SPHP seberat 5 kilogram dan gula pasir 1 kilogram. Paket yang ditetapkan Perum Bulog seharga Rp78.000 tersebut mendapat subsidi Rp10.000 dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, sehingga masyarakat cukup membayar Rp68.000 per paket.

Selain paket sembako, masyarakat juga dapat membeli gas LPG 3 kilogram dengan harga Rp19.900 per tabung. Kehadiran kedua komoditas tersebut diharapkan dapat meringankan pengeluaran rumah tangga, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan dan energi sehari-hari.

Tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan berbagai pelayanan publik untuk mendekatkan akses layanan pemerintah kepada masyarakat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Muba menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) menghadirkan pelayanan keluarga berencana (KB) gratis.

Di sisi lain, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara jemput bola, termasuk melalui Gerakan Cepat Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (GERCEP IKD Muba).

Menurut Akhmad Toyibir, sinergi lintas perangkat daerah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ia pun mengajak warga Kecamatan Keluang untuk memanfaatkan seluruh fasilitas yang tersedia dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap operasi pasar murah ini benar-benar membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Pemerintah daerah akan terus mendorong kolaborasi agar upaya pengendalian inflasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Muba berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga, daya beli masyarakat semakin kuat, serta akses terhadap pelayanan publik semakin mudah. Kolaborasi lintas sektor tersebut juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-70 Kabupaten Musi Banyuasin. (*)

About The Author