23 Juli 2026
foto1

PALEMBANG | Globalsumatera.com – Untuk kali pertama Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), memperluas cakupan kegiatan Lomba Karya Tulis bagi jurnalis, yang selama ini dilakukan mitra KKKS, menjadi sebuah kegiatan yang lebih konprehenship dan diikuti oleh ratusan wartawan dari berbagai media, baik online, audia visual dan media cetak.

Anugerah Junnalisik Hulu Migas ini, mengusung tema tema ”Efek Berganda Hulu Migas” yang pelaksanaan pengumpulan naskah karya tulis pada periode tanggal 1-15 Juni 2026 lalu. Sementara pengumuman pemenang dipadu dengan acara workshop di Ballroom Hotel Emilia, Jl. Letkol Iskandar Palembang, persisnya bersebelahan dengan Komplek Palembang Indah Mall (PIM),, pada Senin (29/6/2026).

Kepala SKK MIgas Sumbagsel, yang diawakili Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Syafei, S.H., mengatakan tujuan SKK Migas mengakomodir kegiatan lomba karya tulis ini tidak lain untuk memperluas cakupan materi karya tulis, serta memberikan kesempatan lebih luas kepada para jurnalis yang bertugas di Sumatera Selatan.

”Prinsipnya kami ingin memperluas kolaborasi dengan media, sehingga menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada publik mengenai peran strategis sektor hulu migas. pemberitaan media yang berkualitas dapat membantu masyarakat memahami berbagai kegiatan hulu migas, mulai dari eksplorasi, produksi, hingga kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian daerah,” ujar Syafe’i.

Syafe’i mengakui meski keglatan lomba karya tulis ini, diakomodir langsung oleh SKK Migas Sumbagsel, tetap melibatkan seluruh KKKS. Artinya SKK Migas menjadikan kegiatan dalam ruang lingkup yang lebih besar.

”Jika selama ini, kegiatan seringkali dilakukan melalui mitra KKKS seperti Medco E&P, Pertamina Eksplorai dan Produksi (PEP) Zona 4, serta lainnya, sekarang kita inisiasi kegiatannya disatukan sehingga ruang lingkupnya lebih besar dan variatif. Mudah-mudahan ke depan kegiatan semacam ini akan terus kita laksanakan,” ujarnya.

Untuk penilaian karya tulis, Syafe’i mengatakan SKK Migas tidak terlibat sama sekali. Penjurian dilakukan pekerjasama dengan Dewan Pers dan sejumlah tokoh pers senior di Jakarta. ”Jadi kami tak ikut campur dalam menilai dan menentukan pemenang,” ujarnya.

Safe’i juga mengucapkan Selamat kepada seluruh pemenang Lomba Karya Jurnalistik SKK Migas Sumsel 2026. ”Semoga kegiatan ini menjadi penyemangat bagi rekan-rekan jurnalis untuk terus berkarya, menjunjung kode etik jurnalistik, serta menyampaikan informasi yang objektif, akurat, dan edukatif kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berniat untuk menghimpun semua karya tulis para jurnalis yang ikut lomba, ke dalam sebuah buku, yang nantinya bisa menjadi referensi bagi generasi mendatang. Dengan demikian karya tulis wartawan tentang hulu Migas tidak hilang begitu saja ditelan masa.

Libatkan Para Mentor

Direktur UKW PWI Pusat, Dr. Firdaus Komar, M.Pd, yang juga hadir dalam acara ini menyatakan apresiasinya atas penyelengaraan lomba karya tulis hulu migas, yang diselenggarakan SKK Migas Sumbagsel ini. ”Jika sebelumnya para wartawan sering diundang dalam berbagai acara gathering, melihat langsung kegiatan di lapangan migas.

”Namun kali ini kegiatan yang dilaksanakan, tak sekdar berkunjung lalu wartawan menulisnya dalam bentuk berita. Tapi tulisan itu, juga dihimpun untuk diberikan penilaian melalui lomba karya tulis ini. Ini jauh lebih positif bagi peningkatan pengetahuan wartawan,” ujar Firdaus.

Dikatakan media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif. Termasuk mengenai kegiatan industri hulu migas. Seberapa besar kontribusinya terhadap pembangunan daerah dan manfaatnya bagi masyarakat, serta ketahanan energi nasional.

Dr. Firdaus juga menyarankan, mengingat tingginya animo wartawan dalam mengikuti lomba karya tulis hulu migas ini, ada baiknya ke depan dilakukan dengan perencanaan liputan yang juga melibatkan para mentor dari pihak pelaksana. Sehingga tulisan yang dibuat, tidak melenceng dari tema yang dilombakan.

Gebyar Doorprize

Usai mendengarkan sambutan-sambutan yang membuat suasana ballroom sontak kembali cair, ketika Tania Dwi Adinda, selaku MC, langsung memandu acara Kwis Doorprize. Kegiatan ini dilakukan dengan menampilkan puzzel lingkaran warna-warni di layar lebar yang bertuliskan nama-nama jurnalis peserta kompetisi.

Ketika puzzel diputar melalui laptop yang tersambung ke layar berhenti di satu titik warna yang ada nama jurnalis, maka dialah yang dipanggil untuk naik ke panggung untuk menerima bingkisan. Begitu seterusnya, hingga ke putaran ke sepuluh, kwis pun dijeda.

Selanjutnya para jurnalis mendengarkan pemaparan materi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, yang disampaikan oleh Dr. Makroen Sanjaya, jusnalis senior yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Dalam paparannya, Makroen menjelaskan dasar-dasar AI hingga praktik penerapannya dalam produksi berita. Mulai dari riset data cepat, verifikasi fakta, penulisan naskah, hingga optimasi konten digital. Tujuannya, membuat kerja wartawan lebih efisien tanpa mengorbankan independensi dan akurasi.

Makroen juga berpesan agar para jurnalis tidak menelan mentah-mentah informasi yang dikulik dari AI, karena terkadang apa yang disampaikan tidak semuanya benar dan akurat. Apalagi di flatform media sosial, baik berupa tulisan maupun video. Banyak sekali informasi medsos, baik tulisan, gambar maupun video yang direkayasa melalui fitur AI, yang seolah-olah informasi tersebut benar adanya.

Karena itu, tindakan cek dan ricek, atau konfirmasi ke narasumber kompeten terhadap informasi tersebut, tetap penting dikakukan, agar wartawan terhindar dari pelanggaran Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

”Jadi sepintar apapun AI, tidak mungkin bisa menggantikan tugas dan fungsi wartawan dalam bekerja menyampaikan informasi yang benar kepada publik. AI hanya sebuah teknologi untuk memudahkan mendapatkan informasi, tetapi kebenarannya harus tetap diuji melalui konfirmasi langsung ke sumber-sumber kompeten terkait informasi tersebut,” tegasnya. (ruswana)

About The Author

Tinggalkan Balasan