28 Juli 2026
29_Disabilitas

PALEMBANG | Globalsumaera.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan komitmennya mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui penguatan keterampilan, pemanfaatan teknologi digital, perluasan akses permodalan, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas. Komitmen tersebut disampaikannya saat menerima audiensi pengurus Yayasan Sharing Disability Indonesia (YSDI) Sumsel di Ruang Tamu Gubernur, Senin (29/6/2026).

Menurut Herman Deru, penyandang disabilitas memiliki bakat dan kemampuan yang sama dengan masyarakat lainnya. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan potensi tersebut dapat dikembangkan melalui pembinaan yang tepat sasaran.

“Disabilitas itu hanya kondisi fisiknya. Bakat dan kemampuannya sama seperti orang lain. Oleh karena itu, yang kita butuhkan adalah menginventarisasi bakat sesuai dengan kemampuan masing-masing,” katanya.

Ia menilai langkah awal yang perlu dilakukan adalah mendata seluruh penyandang disabilitas di Sumsel agar pembinaan dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing.

Herman Deru juga menilai perkembangan teknologi digital telah membuka peluang yang sangat besar bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

“Apalagi sekarang dunia digital membuka kesempatan yang sangat luas. Saudara kita yang tunanetra, misalnya, harus memiliki keterampilan lain. Peralatan digital bisa dimanfaatkan dan kesempatan itu terbuka lebar,” ujarnya.

Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mendukung program-program pemberdayaan yang dijalankan YSDI, termasuk menghubungkannya dengan berbagai program kepemudaan, seperti Sultan Muda.

“Saya melihat potensi anak-anak muda kita. Kalau bergabung dengan Sultan Muda, mereka bisa menjadi ikon bahwa penyandang disabilitas juga mampu berkarya dan berprestasi,” katanya.

About The Author

Tinggalkan Balasan