17 September 2026
6_MPLS1

** 352 Siswa Mengikuti Pendidikan di Sekolah Rakyat Empat Lawang

EMPAT LAWANG | Globalsumatera.com — Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, S.S.I., S.H., M.M., M.H., meninjau secara langsung persiapan pelaksanaan **Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027, Minggu (6/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun kesiapan penyelenggaraan pendidikan, telah berjalan dengan baik sehingga pelaksanaan MPLS dapat berlangsung tertib, aman, nyaman, dan memberikan pengalaman positif bagi para siswa.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Empat Lawang didampingi Asisten I Setda Empat Lawang, Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala BPBD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala BLKAD, Kabag Protokol, Kabag Tata Pemerintahan, serta Plt. Direktur Utama PDAM Tirta Seguring Betung.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang pada Tahun Ajaran 2026/2027 mendapatkan kuota penerimaan sebanyak 270 siswa baru. Kuota tersebut pada awalnya terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 90 siswa jenjang SMA.

Namun, komposisi penerimaan siswa di Kabupaten Empat Lawang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan. Dari kuota tersebut, sebanyak 150 siswa diterima pada jenjang SD, 30 siswa pada jenjang SMP, dan 90 siswa pada jenjang SMA.

Selain siswa baru, terdapat 82 siswa lama yang tetap melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat ini. Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat 352 siswa yang akan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang.

Jumlah tersebut menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata, berkualitas, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh lingkungan belajar yang layak dan mendukung tumbuh kembang mereka.

Pendekatan Lebih Terintegrasi

Sekolah Rakyat memiliki karakteristik yang berbeda dengan sekolah umum. Selain memberikan layanan pendidikan formal, Sekolah Rakyat dirancang dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, terutama dalam memberikan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan, pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pengembangan potensi peserta didik.

Melalui lingkungan pendidikan yang lebih terpadu, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, percaya diri, mandiri, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Keberadaan Sekolah Rakyat juga diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan lebih besar dalam mengakses pendidikan.

Dengan demikian, manfaat Sekolah Rakyat tidak semata-mata diukur dari proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi masa depan.

Satu-satunya Permanen di Sumsel

Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad, menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Empat Lawang merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah besar bagi pemerintah daerah.

Menurutnya, Sekolah Rakyat yang dibangun di Kabupaten Empat Lawang merupakan satu-satunya Sekolah Rakyat yang dibangun secara permanen di Provinsi Sumatera Selatan.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Empat Lawang ini merupakan satu-satunya Sekolah Rakyat yang dibangun secara permanen di Sumatera Selatan. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita sekaligus tanggung jawab besar untuk memastikan sekolah ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” ujar Bupati.

Bupati berharap pelaksanaan MPLS dapat menjadi momentum awal yang baik bagi para siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, para guru, tenaga pendidik, serta membangun rasa kebersamaan di antara sesama peserta didik.

“Harapan kita, MPLS ini dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan kesan positif bagi anak-anak. Mereka harus merasa nyaman dan bangga menjadi bagian dari Sekolah Rakyat di Empat Lawang,” ungkapnya.

Ia juga menekankan agar seluruh pihak yang terlibat memberikan perhatian dan pelayanan terbaik kepada para siswa. Menurutnya, suasana sekolah yang aman, nyaman dan penuh perhatian akan sangat menentukan semangat belajar serta perkembangan karakter anak.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang akan terus mendukung keberadaan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Ini bukan hanya tentang membangun gedung sekolah, tetapi tentang membangun masa depan anak-anak Empat Lawang. Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (IQ)

About The Author