4 November 2026

PALEMBANG | Globalsumatera.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan, Feby Herman Deru, dinominasikan sebagai salah satu kandidat penerima penghargaan bergengsi Padma Mitra Award 2026. Nominasi tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprahnya dalam menggerakkan kesejahteraan sosial, kemanusiaan, serta pelestarian budaya yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menanggapi nominasi tersebut, Feby mengaku terharu dan bangga. Namun, menurutnya, pencapaian ini bukanlah hasil kerja seorang diri, melainkan buah dari kerja bersama dan ketulusan seluruh pihak yang selama ini bergerak bersamanya.

“Terharu dan bangga. Ini merupakan kerja bersama dan kerja ikhlas semua pihak,” ujar Feby di Ruang Rapat Tamken, Senin (2/11/2026).

Istri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru tersebut dikenal konsisten mendorong pengembangan dan pelestarian budaya lokal. Salah satu fokus perhatiannya adalah mengangkat wastra dan kerajinan khas Sumsel agar tidak sekadar menjadi pajangan, tetapi memiliki nilai tambah, naik kelas, dan semakin dicintai generasi muda.

“Saya memang ingin mengenalkan wastra Sumsel dan kerajinan Sumsel kepada generasi muda. Saat ini saya mengangkat kancing, dan ingin wastra Sumsel naik kelas,” tuturnya.

Tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, Feby juga mendorong pengembangan potensi ekonomi di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan agar mampu menembus pasar global.

“Mengangkat potensi 17 kabupaten/kota agar bisa mengekspor hasil rempah yang dimiliki masing-masing wilayah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Forum CSR Sumsel, Hadi Prayogo, menjelaskan bahwa Forum CSR yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial akan menyelenggarakan Padma Mitra Award 2026. Pada tingkat provinsi, pihaknya menominasikan Ketua TP PKK Sumsel sebagai salah satu kandidat penerima penghargaan tersebut.

“Kandidatnya bisa pemerintah daerah, perusahaan atau perseorangan. Tokoh penggerak kesejahteraan sosial dan kemanusiaan serta pelestarian budaya,” jelas Hadi.

Nominasi yang diberikan kepada Feby Herman Deru dinilai layak mengingat dedikasinya dalam memadukan kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pelestarian budaya ke dalam gerakan yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.

Bagi Feby, upaya mengangkat wastra dan kerajinan lokal bukan sekadar menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Wastra menjadi identitas daerah, sementara rempah merupakan kekayaan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Keduanya diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan wong Sumsel. (*)

About The Author