24 Oktober 2026

PALEMBANG | Globalsumatera.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra,M.H, memimpin percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pembentukan Tim Pemantauan dan Evaluasi serta Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDKMP di Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Bina Praja, Senin (12/10/2026).

Edward Candra mengatakan, pembentukan tim tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat untuk memastikan pembangunan fisik KDKMP berjalan sesuai ketentuan.

“Kita di provinsi diminta untuk membentuk tim pemantauan, yang mana pelaksanaan pendirian koperasi dilaksanakan di kabupaten/kota dan diketuai oleh Sekda masing-masing,” ujar Edward.

Ia menjelaskan, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025, pembangunan fisik gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih harus melalui tahapan verifikasi dan validasi sebelum diserahterimakan.

Menurut Edward, terdapat tiga kriteria hasil verifikasi dan validasi, yakni layak tanpa perbaikan, layak dengan catatan, serta belum layak. Ketiga kriteria tersebut menjadi acuan tim dalam menilai hasil pembangunan fisik di lapangan.

“Ada tiga kriteria dari hasil verifikasi, yakni pertama layak tanpa perbaikan, kedua layak dengan catatan, dan ketiga belum layak. Kriteria ini yang menjadi acuan. Jika ada temuan di lapangan, harus diverifikasi,” tegasnya.

Edward juga mendorong tim verifikasi di lapangan untuk aktif berkoordinasi dengan PT Agrinas selaku pelaksana pembangunan apabila ditemukan kendala atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pembangunan fisik KDKMP.

Ia menyebutkan, target pembentukan KDKMP di Sumatera Selatan mencapai 3.258 unit, sesuai dengan jumlah desa dan kelurahan yang ada di provinsi tersebut.

Saat ini, proses verifikasi dan validasi tengah berjalan di 481 titik. Sementara itu, lima kabupaten/kota telah menuntaskan proses verifikasi dan validasi.

Edward menegaskan, seluruh pihak terkait perlu memastikan kesiapan pelaksanaan verifikasi dan validasi, terutama menjelang kedatangan tim pusat ke Palembang.

“Pada tanggal 15 mendatang, tim verval pusat akan datang ke Palembang, yang diwakili oleh Wakil Menteri ESDM. Kita harus pastikan semua siap,” pungkas Edward. (*)

About The Author