
PALEMBANG | Globalsumatera.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 dan Pemberian Penghargaan TPAKD Award 2026 secara daring dari Command Center Pemerintah Provinsi Sumsel, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”, Rakornas TPAKD 2026 mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan sektor keuangan untuk memperkuat pemerataan akses keuangan bagi masyarakat.
Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rakornas TPAKD merupakan salah satu upaya mendukung Asta Cita, khususnya dalam pemerataan ekonomi, pemberantasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saat ini kita sudah memiliki 552 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di seluruh provinsi, kabupaten, kota di Indonesia,” ujar Friderica.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan TPAKD terus dipantau setiap tahun. Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, OJK juga bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menyelenggarakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan.
Berdasarkan laporan tersebut, tingkat literasi keuangan pada 2026 mencapai 69 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan Indonesia telah melampaui 93 persen. Capaian inklusi keuangan tersebut disebut telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni sebesar 93 persen pada 2029.
“Tentu saja ini merupakan hasil kerja sama yang sangat baik antara pemerintah, kemudian OJK, Bank Indonesia, dan juga seluruh pemerintah daerah, kabupaten, dan kota di Indonesia,” katanya.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi terbentuknya TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia pada akhir 2024. Menurut Presiden, pembentukan kelembagaan tersebut merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
“Ini suatu pencapaian kelembagaan yang perlu kita hargai dan kita banggakan,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada OJK, pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam membangun kelembagaan TPAKD di berbagai daerah.
“Saya menyampaikan penghargaan kepada Otoritas Jasa Keuangan, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan semua pihak yang telah bekerja membangun kelembagaan ini,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyoroti kehadiran perwakilan penerima manfaat dari berbagai kelompok masyarakat. Menurutnya, keberagaman penerima manfaat tersebut menunjukkan bahwa akses keuangan menjangkau berbagai sektor pekerjaan dan aktivitas masyarakat.
“Saya juga mendapat laporan ada perwakilan penerima manfaat dari berbagai sektor, dari pengemudi online, petani, nelayan, pedagang, dan juga dari para santri,” kata Prabowo.
Rakornas TPAKD 2026 turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, anggota DPR dan DPD RI, para menteri Kabinet Merah Putih, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia.

